Yuk Cari Tahu Sisi Positif & Negatif Dari Nasi Merah dan Nasi Putih

Banyak orang yang mengidam-idamkan penampilan yang bagus dengan tubuh yang kurus. Untuk mewujudkan hal tersebut tak jarang orang mengikut program diet. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi nasi merah sebagai makanan pokok karena kamu menganggap bahwa nasi merah nilai gizinya lebih tinggi dan baik untuk program diet. Tapi apakah benar nasi merah lebih baik dan cocok untuk dijadikan menu diet dan lebih menyehatkan? Dikutip dari laman stylecraze.com, nasi putih dan nasi merah memang memiliki kadar gizi dan nutrisi yang berbeda.

Namun, penelitian menyebutkan jika nasi putih maupun nasi merah sama-sama baik bila dijadikan makanan pokok sehari-hari. Dengan catatan, saat dikonsumsi keduanya dikonsumsi dalam jumlah yang tepat dan dibarengi dengan konsumsi makanan lain yang lebih sehat seperti sayur, buah maupun ikan. Memang ada perbedaan dasar kedua nasi tersebut. Perbedaan tersebut adalah sebagai berikut.

 

Nasi Putih

Umumnya, nasi putih memiliki rasa yang lebih enak, lebih manis dan lebih gurih. Makanan pokok satu ini juga bisa menstimulus nafsu makan dengan baik. Kandungan nutrisi di dalamnya adalah karbohidrat, glukosa, vitamin dan lainnya. Konsumsi nasi putih dalam jumlah tepat bisa bantu kamu merasa kenyang, melancarkan sistem pencernaan, tidak mengandung lemak, bikin energi tubuh baik dan semangat. Tapi hati-hati, konsumsi nasi putih berlebih bisa berbahaya buat tubuh karena memicu risiko diabetes, obesitas hingga jantung.

 

Sumber: newtritionny.com

 

Nasi Merah

Dibandingkan dengan nasi putih, nasi merah lebih mengenyangkan, baunya cukup menyengat dan teksturnya lebih kasar atau padat. Kandungan nutrisi yang terkandung di dalam nasi merah antara lain adalah zat besi, mineral, karbohidrat, serat, lemak dan bebrapa senyawa antosianin yang bermanfaat menyembuhkan beberapa penyakit kronis.

Konsumsi nasi merah dalam jumlah tepat bisa bantu kamu memiliki sistem pencernaan yang sehat, menstabilkan gula darah dalam tubuh dan menurunkan kolesterol dalam tubuh. Tapi, sama dengan nasi putih, konsumsi nasi merah dalam jumlah berlebih bisa menyebabkan obesitas dan berbagai risiko penyakit lainnya.

Mengetahui perbedaan dari nasi putih dan nasi merah, jadi mana yang lebih sehat? Para ahli nutrisi dan kesehatan mengungkapkan jika kedua nasi tersebut sebenarnya sama-sama baik selama dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dibarengi dengan konsumsi makanan lain yang menyehatkan. Konsumsi nasi merah tak akan berpengaruh pada kesehatan tubuh apalagi menurunkan berat badan jika jumlah saat konsumsinya berlebih atau tidak dibarengi dengan pola hidup sehat.

Walau setiap hari kamu makan nasi putih tapi memiliki pola hidup sehat, mengurangi jumlah asupannya dan menggantinya dengan sayur, buah atau ikan tanpa lemak, memiliki olahraga cukup, memiliki istirahat cukup dan cairan di tubuh tercukupi dengan baik, hal ini akan menjamin tubuh kamu senantiasa sehat. Bahkan lebih sehat dari aktivitas mengganti nasi putih dengan nasi merah dengan pola hidup yang kurang baik.

 

Semoga informasi ini bermanfaat buat kalian para Sobat Evoucher. Mulai sekarang mari semakin bijak dalam memilih makanan pokok dan menjalankan pola hidup sehat, agar kita selalu sehat dan jauh dari risiko sakit.

 

 

Sumber: www.vemale.com

 

You may also like...