Para Koki Paling Anti Sama Makanan Ini, Kenapa Ya?

 

Memesan makanan di sebuah restoran bisa dibilang susah-susah gampang, karena kita dibuat galau oleh menu yang beragam dan terlihat menggoda. Nah hal ini juga dirasakan oleh para koki restoran loh! Karena sehari-harinya berkutat di dapur dan tahu seluk-belum pembuatan menu, pada akhirnya ada beberapa menu yang sengaja mereka hindari, contohnya menu-menu berikut ini. Kenapa, ya?

Kerang

Sumber: national geographic

Kalau kamu nggak makan di restoran yang memang khusus menjual seafood, atau lokasi restorannya jauh dari kawasan pesisir, lebih baik hindari untuk memesan masakan laut seperti kerang. Kerang yang hidupnya hanya diam di satu tempat memang lebih rentan mengandung logam dibandingkan masakan laut lainnya. Sudah gitu kamu juga nggak tahu kan apakah kerangnya diolah saat masih segar atau nggak?

 

Steak Well-Done

Sumber: merely marie

Nggak banyak koki yang bisa memasak steak well done dan tetap bisa mempertahankan daging di dalamnya bertekstur juicy dan empuk. Hal ini dikarenakan jika daging dimasak dengan well done akan membuat daging menjadi alot dan lebih kering. Makanya jika kamu memesan steak, lebih baik di level medium ataupun medium rare.

Telur dengan Saus Hollandaise

Sumber: benedict

Jika kamu suka brunch, kamu harus lebih hati-hati dengan menu yang kamu pesan. Hal ini dikarenakan menurut Chef Anthony Bourdain, saat brunch adalah saat para koki memasak menggunakan bahan yang tersisa dari akhir pekan. Selain itu, saus Hollandaise yang merupakan perpaduan antara kuning telur dan butter ini rentan terhadap bakteri jika penyimpanannya tidak sesuai.

 

Dada Ayam

Sumber: Serious Eats

Para koki nggak akan pernah memesan menu ayam di restoran, karena mereka menganggap menu ayam cenderung membosankan dan lebih baik dimasak sendiri saja di rumah.

 

Wagyu di Burger

Sumber: Allen Brothers

Wagyu merupakan bahan masakan yang mewah, bahkan bagi para koki sekali pun. Tapi anehnya, kebanyakan koki justru nggak akan memesan burger yang memiliki patty terbuat dari wagyu karena para koki merasa terlalu sayang untuk memakan wagyu yang sudah dihancurkan dan dijadikan patty burger. Selain itu, mereka tahu kalau kebanyakan restoran hanya mencatut nama wagyu untuk menarik minat  pembeli.

 

Sumber: qraved.com

You may also like...